top of page

IHSG Diramal Kembali Masuk Zona Merah Terseret Bursa Global

  • rf-berjangkanet
  • May 11, 2018
  • 3 min read

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berada di zona merah | PT Rifan Financindo Berjangka







"Namun dengan support level yang cukup kuat dipertahankan, resistance level terlihat bakal tergapai dalam jangka pendek," ungkap William melalui risetnya.


Menurutnya, fundamental perekonomian dalam negeri secara keseluruhan masih dalam kondisi cukup baik. Maka itu, ia optimis IHSG dapat menguat hingga menyentuh level 6.002 sebagai level resistance dan support berada di level 5.760.


Pada perdagangan Rabu (9/5) kemarin, IHSG naik 133,22 poin atau 2,3 persen ke level 5.907 setelah bergerak di antara 5.716-5.917. Namun, rupiah masih melemah sebesar 0,23 persen di Rp14.084 per dolar AS.


Tak hanya dari faktor eksternal, laju IHSG masih akan dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sebab, rupiah masih saja berada di area Rp14 ribu per dolar AS.

"Pelemahan rupiah menahan kenaikan IHSG," jelas Yuganur.


Sementara itu, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG masih akan berada dalam rentang konsolidasi wajar karena perdagangan pekan ini termasuk pendek, hanya empat hari.


Pada perdagangan terakhir, mayoritas saham di bursa Asia terpantau bergerak bervariasi. Bila dirinci, indeks Nikkei500 di Jepang turun 0,01 persen, indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,89 persen, dan indeks Kospi di Korea Selatan naik 0,56 persen.


Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko mengungkapkan bahwa pelaku pasar sebaiknya melakukan akumulasi beli saat terjadi penurunan pada IHSG dibandingkan menunggu momentum kenaikan.

"Bangkit secara teknikal IHSG terhalang oleh aksi jual kaum pemilik uang karena sentimen negatif dari regional," ucap Yuganur dalam risetnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berada di zona merah pada akhir pekan ini, Jumat (11/5). Hal ini seiring bursa regional yang diperkirakan bakal bergerak fluktuatif.

IHSG Lanjutkan Penguatan, Pasar Asia Dibuka Lebih Tinggi | PT Rifan Financindo Berjangka


Hal senada terjadi di pasar Asia, yang diperdagangkan lebih tinggi pada Jumat ini, merespon kenaikan di Wall Street. Bursa saham Amerika Serikat itu mencatat kenaikan enam hari beruntun.


Melansir CNBC, Jumat (11/5), indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,69% dan Topix menguat 0,49%. Di Seoul, Kospi bertambah 0,49% berkat saham teknologi dan otomotif. Dan S&P/ASX 200 Australia untung 0,15%.


Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,83%, karena semua sektor perdagangan dibuka lebih tinggi. Di daratan China, indeks Shanghai lebih tinggi 0,03% namun Shenzhen tergelincir 0,06%.


Mayoritas indeks sektoral bergerak hijau, dengan pertambangan memimpin penguatan 2,12%, berbanding perkebunan yang satu-satunya terkoreksi -0,86%.


Dari 372 saham, 218 menguat, 93 stagnan, dan 61 tertekan. Nilai transaksi saham Rp1,20 triliun dari 1,44 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing Rp50,65 miliar, dimana aksi beli asing Rp547,03 miliar berbanding aksi jual asing Rp496,38 miliar.


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (11/5/2018) melanjutkan penguatan dari penutupan Rabu lalu. Hal ini setelah investor menangkap sinyal dari Bank Indonesia yang ingin menaikkan suku bunga acuan.


IHSG pada Jumat ini dibuka naik 15,15 poin atau 0,26% ke level 5.923,09. Sebelum libur kemarin, IHSG ditutup naik 133,22 poin atau 2,31% ke level 5.907,94 di Rabu (9/5/2018).


IHSG Melesat ke 5.923 di Akhir Pekan | PT Rifan Financindo Berjangka

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) turun Rp48 atau 21,62% ke Rp174, saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) turun Rp7 atau 4,24% ke Rp158, dan saham PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) turun Rp3 atau 2,46% ke Rp119.


Hampir seluruh sektor penggerak IHSG menguat, dengan sektor keuangan memimpin penguatan hingga 1,62%. Sedangkan sektor pertanian turun 1,01%.


Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp425 atau 5,28% ke Rp8.475, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp1.350 atau 4,08% ke Rp34.425, dan saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp130 atau 3,61% ke Rp3.730.


Indeks LQ45 naik 12,41 poin atau 1,33% menjadi 966,69, Jakarta Islamic Index (JII) naik 16,32 poin atau 1,97% ke 845,28, indeks IDX30 naik 6,53 poin atau 1,26% ke 526,94 dan indeks MNC36 naik 4,36 poin atau 1,3% ke 303,47.


Pasar saham Indonesia berhasil menguat pada perdagangan di akhir pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (11/5/2018) menguat 15,15 poin atau 0,25% ke level 5.923,09.


Membuka perdagangan, ada 31 saham menguat, 6 saham melemah, dan 7 saham stagnan. Pagi ini, transaksi perdagangan mencapai Rp44,5 miliar dari 20,05 juta lembar saham diperdagangkan.





Comments


bottom of page