top of page

Terowongan Tol Cisumdawu ditargetkan selesai Agustus 2018

  • rf-berjangkanet
  • Apr 27, 2018
  • 3 min read

Basuki Hadimuljono melakukan pengecekan lapangan terhadap pengerjaan ruas Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan | PT Rifan Financindo Berjangka



Adapun pembangunan Seksi 2 Tol Cisumdawu ini merupakan porsi pemerintah dengan bantuan dana pinjaman dari China. Secara keseluruhan, nilai kontrak pengerjaan Tol Cisumdawu Seksi 2 ialah Rp 3,5 triliun, di mana sebanyak Rp 890 miliar disisihkan untuk membuat terowongan.


Pembuatan terowongan dilakukan oleh empat kontraktor, yakni Metallurgy Corporation of China (MCC), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya, dan PT Nindya Karya (Persero).


Terowongan atau tunnel tersebut merupakan sebuah lorong menembus bukit dengan panjang 472 meter. Secara progres, sisi kiri terowongan sudah tembus 380 meter, dan diproyeksikan tembus total pada Agustus 2018 nanti. Sementara untuk yang sisi kanan, pengerjaan baru menembus 290 meter, dan direncanakan selesai pada Desember tahun ini.


Basuki mengatakan, mundurnya target penyelesaian tunnel dari Juni 2018 karena adanya rintangan teknis berupa kondisi tanah yang terhitung sulit digarap. Meski demikian, proyek masih bisa terus dilanjutkan dengan aman.


"Buat saya enggak masalah, yang penting masih dalam penanganan," imbuhnya.


Dari hasil pengamatan, Seksi 2 Fase I yang menghubungkan Ranca Kalong-Ciherang sepanjang 6,35 km telah tuntas pembebasan lahannya 100 persen. Sementara pengerjaan Seksi 2 Fase II Ciherang-Sumedang sepanjang 10,7 km baru rampung 83 persen pembebasan lahannya.


"Panjang total (Tol Cisumdawu) sekitar 60 km. Ini yang seksi II, sepanjang 17 km, termasuk terowongan. Mudah-mudahan terowongan selesai Agustus 2018," ujar dia di Sumedang, Jawa Barat, Kamis (26/4).


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pengecekan lapangan terhadap pengerjaan ruas Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Tol Cisumdawu).



Menteri Basuki Tinjau Proyek Tol Cisumdawu | PT Rifan Financindo Berjangka


Proyek pembangunan Tol Cisumdawu merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah yang terus digenjot untuk mencapai target.


Konstruksi Seksi 2 fase I Ranca Kalong-Ciherang sepanjang 6,35 km kini sudah dalam penyelesaian akhir. Sedangkan untuk Seksi 2 fase II Ciherang-Sumedang sepanjang 10,70 km, progres konstruksinya telah di atas rencana dengan realisasi 13%, dari rencana sebelumnya 11%.


Salah satu pekerjaan konstruksi pada seksi ini adalah pembangunan terowongan menembus bukit di Desa Cilengser dengan panjang terowongan mencapai 472 meter dengan diameter 14 meter.


Selain itu, pada ruas ini juga dilakukan pembangunan Jembatan Cinampel, yang saat ini tahap pengecoran pilar. Ditargetkan penyelesaian pembangunan Seksi 2 tahap II akan selesai seluruhnya dan beroperasi pada 2019.


Rombongan tiba di proyek sepanjang 61,6 Km tersebut sekitar pukul 14.05 WIB dan langsung memantau progres pembangunan terowongan kembar yang merupakan bagian terberat dalam proyek tersebut.


"Iya, meninjau proyek tol, Hujan, jadi kita akan melihat terowongan dulu," kata Kepala Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra Atmawidjaja.


Diketahui, Tol Cisumdawu memiliki 6 seksi. Seksi 1 Cileunyi-Rancakalong, Seksi 2 Rancakalong-Sumedang, Seksi 3 Sumedang-Cimalaka, Seksi 4 Cimalaka-Legok, Seksi 5 Legok-Ujung Jaya, dan Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan.


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) Basuki Hadimuljono, meninjau pengerjaan proyek konstruksi Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) di Sumedang, Jawa Barat, Kamis (26/4).


Turut mendampingi Menteri Basuki, Ditjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto dan Kepala Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra Atmawidjaja.



Bakal Dibuka Fungsional, Menteri Basuki Cek Tol Cisumdawu | PT Rifan Financindo Berjangka


Ia mengaku, pemerintah berupaya agar terowongan tersebut dapat tembus sebelum lebaran, sehingga dapat difungsikan pada saat musim mudik nanti. Namun, bila hal tersebut tidak memungkinkan, maka terowongan itu tidak akan dibuka pada saat lebaran. “Kalau udah dibor atasnya kan harus dikasih penahan, dikasih beton. Itu belum. Jadinya belum berani, walaupun saya masih dorong terus. Tapi takutnya kalau dorong terlalu keras malah terjadi kecelakaan. Enggak berani,” kata dia.


Adapun untuk Seksi III-VI digarap oleh PT Citra Karya Jabar Tol selaku badan usaha jalan tol yang nantinya akan mengelola tol tersebut. Menurut Arie, baik pembebasan tanah maupun pekerjaan konstruksi untk keempat seksi tersebut berjalan cukup signifikan.


“Saat ini kerjanya cukup bagus ya. Terus tananya kemarin baru bebas, jadi bisa mulai dikerjakan. Walaupun ada sedikit protes dari masyarakat, namun secara umum oke,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/4/2018).


Salah satu pekerjaan yang cukup menyita perhatian, menurut dia, adalah pembangunan dua terowongan yang berada di Seksi II. Konstruksi terowongan sepanjang 472 meter dengan diameter 14 meter itu berada di Desa Cilengser. “Terowongan masuk ke section yang perlu hati-hati, karena di situ ada batu-batu lepas, border-border. Tapi secara umum enggak ada masalah,” kata Arie.


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berencana meninjau pekerjaan proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Kamis (26/4/2018). Tol Cisumdawu dirancang memiliki panjang 61,6 kilometer dan terbagi ke dalam enam seksi. Seksi I dan II digarap oleh pemerintah menggunakan pinjaman dari Pemerintah China sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut.




Comments


bottom of page