top of page

Elia Massa Manik Dicopot, Nicke Widyawati Ditunjuk Jadi Plt Dirut Pertamina

  • rf-berjangkanet
  • Apr 20, 2018
  • 3 min read

Rini Soemarno menunjuk Direktur SDM Pertamina Nicke Widyawati sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama | PT Rifan Financindo Berjangka

Berikut susunan direksi Pertamina yang baru :


Plt Direktur Utama sekaligus Direktur SDM Nicke Widyawati


Direktur Pengolahan Budi Santoso Syarif


Direktur Keuangan Arief Budiman


Direktur Pemasaran Retail Masud Hamid


Direktur Manajemen Aset Haryo Junianto


Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia Heru Setiawan


Direktur Infrastrutkur Gandhi Sriwidjojo.


Komisaris Pertamina, kata Harry, juga sudah melakukan kajian implementasi yang sangat komprehensif selama satu bulan penuh bersama direksi dan sudah dilaporkan ke Kementerian BUMN.


"Dengan holding migas, memang ini jadi satu kesatuan. Dengan direktur yang baru ini justru akan mempercepat proyek kilang RDMP, pengalihan TPPI, holding dan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat," tuturnya.


Menurut Harry, keputusan ini sudah melalui proses bersama dan mendapatkan masukan dari dewan komisioner. Selain itu, ada beberapa pertimbangan yang juga menjadi keputusan.


"Jadi ini memang rangkaian keseluruhan tahapan setelah holding, memperkuat dan mempercepat implementasi holding. Kedua, dengan perkembangan kondisi terakhir baik itu ada kejadian kecelakaan di pipa Balikpapan, kelangkaan BBM," tuturnya.


Menteri Rini Soemarno menunjuk Direktur SDM Pertamina Nicke Widyawati sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama. Saat ini posisi pucuk pimpinan perseroan tengah kosong pasca keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini.


"Untuk sementara Plt Dirut sekaligus Direktur SDM adalah Bu Nicke sambil menunggu pejabat definitif," tutur Deputi Bidang Pertambangan Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (20/4/2018).



Bos Pertamina Dicopot karena Tumpahan Minyak Balikpapan | PT Rifan Financindo Berjangka


"Karena perkembangan kondisi terakhir, seperti kecelakaan di Balikpapan, bahan bakar minyak . Komisaris sudah lakukan kajian komprehensip selama satu bulan. Oleh karena itu, pergantian ini bisa proyek kilang, holding, pelayanan kepada masyarakat. Sudah (Elia) diberhentikan dengan hormat," ujar Fajar di Gedung BUMN, 20 April 2018.


Berdasarkan RUPSLB tersebut, maka jajaran direksi PT Pertamina yang baru yakni Budi Santoso Syarif sebagai Direktur Pengolahan, Basuk Trikora Putra sebagai Direkur Pemasaran Korporat, dan Masud Hamid sebagai Direktur Pemasaran Retail.


Kemudian M. Haryo Junianto sebagai Direktur Manajemen Aset, Heru Setiawan sebagai Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia, Gandhi Sriwidjojo sebagai Direktur Infrastruktur, dan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Nicke Widyawati sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut.



Dia memaparkan, selain mencopot direktur utama, RUPSLB juga mengganti Direktur Mega Proyek, Direktur Pengolahan, Direktur Aset, dan satu lagi Direktur Pemasaran Korporat.


PT Pertamina kembali melakukan perombakan terhadap jajaran direksinya. Elia Massa Manik pun dicopot dari posisinya sebagai Direktur Utama.


Perombakan ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Pertamina, yang digelar siang ini, 20 April 2018. Keputusan ini disampaikan oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno.

Ini Alasan Dirut Pertamina Elia Massa Manik Dicopot | PT Rifan Financindo Berjangka


Dalam RUPS LB Pertamina pada 20 April 2018 telah diputuskan, ELia Massa selaku Direktur Utama digantikan dengan pelaksana tugas (Plt) Nicke Widyawati yang merangkap sebagai Direktur SDM.


Lalu, Toharso digantikan Budi Santoso Syarif sebagai Direktur Pengolahan. Sebelumnya, Budi adalah VP refining Technology Pengolahan.


Dwi Daryoto digantikan oleh M. haryo Junianto sebagai Direktur Manajemen Asset.


Ardhy N. Mokobombang digantikan oleh Heru Setiawan sebagai direktur Mega Proyek.


Muchamad Iskandar sebagai Direktur Marketing Korporasi digantikan oleh Basuki Trikora Putra.


Lalu, Direktur Marketing Ritel diemban oleh Masud Hamid, dan Direktur Supplychain Infrastruktur Logistik dijabat oleh Gandhi Sriwidjojo.


"Selain itu, ada pula terkait putusnya pipa bawah laut di Balikpapan yang menjadi salah satu kajian terkait pergantian direksi kali ini," ujarnya.


Selain itu, lambannya perkembangan proyek kilang dan terjadinya kelangkaan Premium disebut salah satu yang menyebabkan beberapa direksi lama itu harus diganti.


Secara umum, pergantian ini disebut sebagai rangkaian dari semua aspek pembentukkan holding migas.

Tanri pun menyebutkan, perseroan bisa saja mengubah target dari rencana kerja dan proyek-proyek dengan pergantian direksi ini.


"Semua akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini," ujarnya.


"Jadi, dua tambahan direksi baru dalam jajaran direksi saat ini untuk mengisi kekosongan tersebut," ujarnya pada jumpa pers Jumat (20/4).


Tanri menyebutkan, untuk pergantian direksi dari Direktur Utama, Direktur Pengolahan, Direktur Megaproyek, Direktur pemasaran, dan Direktur Manajemen Aset dilakukan setelah dilakukan kajian oleh jajaran komisaris terkait kondisi terkini.


"Pada pengamatan jajaran komisaris melihat proyek kilang dan megaproyek harus dilakukan kajian perubahan biaya. Pasalnya, harga minyak mentah terus naik sehingga mempengaruhi biaya yang bakal dikeluarkan oleh Pertamina juga," sebutnya.


Dia menuturkan, untuk itu diperlukan penanganan secara intensif agar semua proyek bisa dijalankan.

PT Pertamina (Persero) melakukan pergantian jajaran direksi, termasuk Direktur Utama Elia Massa Manik.


Komisaris Utama Pertamina pun mengklaim hal itu dilakukan sebagai rangkaian proses induk usaha (holding) migas dan perubahan nomenklatur yang sudah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa sebelumnya.


Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng mengatakan, sesuai dengan surat keputusan 39 dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa pada Februari 2018 terkait dengan perubahan nomenklatur dari 1 direktur pemasaran menjadi 3 direktur pemasaran.





Comments


bottom of page