top of page

AKI Group Kembangkan Rumah Solar Panel

  • rf-berjangkanet
  • Apr 9, 2018
  • 3 min read

(AKI) Group akan mengembangkan perumahan yang menggunakan teknologi panel surya | PT Rifan Financindo Berjangka

Sebagai proyek awal pemakaian solar panel, AKI Group akan mengembangkan cluster Almanda Residence, di dekat Stasiun Kereta Tigaraksa, Tangerang, yang hanya berjarak sekitar 150 meter dari Stasiun Tigaraksa.


Adapun harga awal, AKI Group akan me-release harga mulai dari Rp 200 juta. Perumahan bergaya modern minimalis dan dikelilingi area yang hijau dan dapat dijangkau hanya 50 menit dari Jakarta ini memiliki luas sekitar 7 hektar serta menawarkan rumah dengan tipe 5x12 m2, 6x12 m2, 7x12 m2, 8x12 m2.


Dengan pemasangan solar panel di setiap atap rumah yang akan dikembangkannya nanti akan mampu mengurangi pemakaian listrik dari Perusahaan Listrik Negara hingga 60%.”Energi yang dihasilkan oleh panel surya dapat langsung digunakan ke beban dan selebihnya akan disalurkan ke dalam jaringan PLN, sehingga dapat menekan pembayaran dari biaya listrik PLN atau bahkan dibayar oleh PLN untuk setiap listrik yang disuplai ke jaringan PLN,” ujar Victor.


PT Anugerah Kasih Investama (AKI) Group akan mengembangkan perumahan yang menggunakan teknologi panel surya (solar panel) / Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi untuk menghemat tagihan listrik hingga 60%. Chief executive officer (CEO) & Founder AKI Group, Victor Wirawan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, terobosan ini merupakan langkah awal pihaknya dalam mengembangkan perumahan berkonsep listrik mandiri.



Warga Tangsel Keluhkan Listrik Padam Berjam-jam, Ini Penjelasan PLN | PT Rifan Financindo Berjangka

Kedua, pada pukul 19.29 WIB sampai dengan pukul 21.23 WIB. Pemadaman listrik kedua dilaporkan terjadi akibat kabel JTR terbakar dari gardu CD127. Dia menambahkan, pemadaman listrik juga dilakukan di wilayah Tangerang Selatan lain karena ada pemeliharaan jaringan. "Ada pekerjaan pemeliharaan jaringan, dan sudah ada edarannya ke pelanggan," kata Dini.


Dalam surat edaran PLN, pekerjaan yang dilakukan adalah pemasangan terminasi outdoor 20 kV. Pekerjaan telah rampung dan listrik yang sebelumnya padam sudah kembali menyala.



Daerah lain seperti Ciputat, Bintaro, dan sekitarnya, juga terjadi pemadaman listrik. Pemadaman listrik dilaporkan berlangsung cukup lama. Pada Senin pagi, listrik sempat kembali padam di wilayah Bintaro dan Ciputat pada pukul 07.14 WIB, dan dilaporkan menyala kembali pukul 07.32 WIB.


Deputi Manajer Komunikasi PLN Distribusi Jakarta Raya Dini Sulistyawati mengatakan, pemadaman listrik di daerah Jalan Puskesmas kemarin memang sempat terjadi sebanyak dua kali. Pertama, pada pukul 12.27 WIB sampai dengan pukul 17.09 WIB, karena ada pekerjaan jadwal rekonfigurasi.


Sejumlah wilayah di Tangerang Selatan, Banten mengalami pemadaman listrik pada Minggu (8/4/2018). Irfan, warga Jalan Puskesmas, Pondok Aren, Tangerang Selatan, misalnya, mengeluhkan pemadaman listrik di wilayahnya yang berlangsung hingga delapan jam lebih. "Listrik mati dari jam 13.00 siang, baru nyala jam 21.38," kata Irfan kepada Kompas.com, Senin (9/4/2018) pagi.


Pastikan Pasokan Listrik Aman saat Ramadan | PT Rifan Financindo Berjangka


Untuk itu, PLN Rayon Tanjung Redeb terus berkoordinasi dengan PT Indo Pusaka Berau (IPB) selaku pengelola PLTU Lati. Agar ketika bulan Ramadan tidak terjadi kerusakan fatal terhadap mesin boiler.


“Namanya mesin pasti ada masa hidupnya. Walaupun kini boiler 3 sudah diperbaiki, tapi tetap tidak bisa seperti baru,” bebernya.


Tidak mau dihantui rasa khawatir, Adi Fatur menerangkan, di atas kertas, ketersediaan listrik untuk masyarakat Tanjung Redeb dipastikan aman. Dan memberi jaminan ketika bulan puasa, umat Islam di Berau bisa beribadah dengan tenang.


Selain dari sisi kesehatan mesin pembangkit, PLN juga terus memerhatikan jaringan yang kerap mengalami masalah. Terutama di musim penghujan seperti saat ini. Untuk itu, pihaknya terus melakukan pemeliharaan jaringan dengan mengganti tiang dan kabel lama.


Meski kondisi pasokan listrik saat ini cenderung aman, piihaknya enggan menaruh harap pada PLTU Lati dan sepuluh unit mesin diesel milik PLN. Bahkan, kemarin sore diakui Adi Fatur, terjadi gangguan. Walau bukan gangguan yang dapat mengakibatkan pemadaman, PLN tetap menanganinya secara serius.


Membebankan pasokan listrik dari PLTU Lati dan PLTD Sambaliung, ucapnya tidak akan cukup. Apalagi 10 unit mesin diesel pembangkit listrik itu masih baru.


“Kami masih adaptasi terhadap mesin (diesel) baru itu. Makanya kami terus mencari solusi. Terutama menunggu proses masuknya pasokan listrik PLTU Teluk Bayur,” ucapnya.


“Kami sedang melakukan uji coba. Ini masih belum berhasil. Kalau sudah berhasil nanti bisa langsung masuk dalam jaringan,” katanya kepada Berau Post, Minggu (8/4).


Surplus listrik disebabkan dengan membaiknya mesin boiler 3 di PLTU Lati. Serta pasokan mesin diesel 1x10 MW yang berada di PLTD Sambaliung. Total ketersediaan pasokan saat ini mencapai 31 MW.


Menjelang bulan Ramadan, PT PLN Area Berau, memastikan pasokan listrik untuk wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya, aman.


Manajer PLN Rayon Tanjung Redeb Adi Fatur mengatakan, saat ini ketersediaan listrik di empat kecamatan itu mengalami surplus. Namun, demi mengantisipasi beban yang kian meningkat saat bulan ramadan, pihaknya tengah melakukan uji coba pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Bayur yang berkapasitas 2x7 Megawatt (MW) untuk masuk dalam jaringan.





Comments


bottom of page