Crutchlow Atau Pedrosa? Ini Tandem Pilihan Marquez
- rf-berjangkanet
- Apr 5, 2018
- 4 min read
Marc Marquez mengaku lebih senang berduet bersama Dani Pedrosa | PT Rifan Financindo Berjangka

“Orang-orang mengatakan ia [Pedrosa] berada di MotoGP selama bertahun-tahun dan tak pernah memenangkannya. Namun, ia selalu berjuang meraih podium di setiap musim dan selalu masuk empat besar. Tentu saja dia salah satu pebalap terbaik.”
Dari segi kualitas, Crutchlow memang tak kalah dari Pedrosa. Walaupun berstatus sebagai rider tim satelit, ia berhasil menorehkan catatan-catatan mengejutkan sejak 2016 lalu. Kala itu, empat podium yang dua di antaranya adalah kemenangan sukses disabetnya.
Pada seri pembuka MotoGP 2018 di Qatar kemarin, rider Inggris ini pun membuktikan lebih baik dari Pedrosa dengan finis di urutan keempat, pebalap terbaik kedua Honda setelah Marquez.
Kendati demikian, jika harus memilih Crutchlow atau Pedrosa, Marquez tampaknya tak perlu berpikir lama untuk menentukan siapa yang bakal menjadi pasangan duetnya.
“Crutchlow atau Pedrosa? Saya tidak akan ragu mengatakan Pedrosa. Saya selalu bilang bahwa dalam tim seperti Honda, Yamaha, atau Ducati, harus ada dua rider tangguh. Pada akhirnya, hal tersebut membuat tim berkembang,” tutut sang juara bertahan sebagaimana dikutip dalam Tuttomotoriweb.
Maka dari itu, kemungkinan Honda akan memutus kerjasama dengannya pun cukup besar dan bahkan mereka dikabarkan telah mencari-cari siapa yang akan menggantikan peran Pedrosa sebagai tandem Marc Marquez.
Sejumlah nama pun dikaitkan, dengan Johann Zarco dari Yamaha Tech3 dan andalan Ducati Andrea Dovizioso menjadi yang paling panas. Dan kini, muncul Cal Crutchlow yang pada dasarnya adalah rider satelit mereka.
Baru-baru ini, rumor hengkangnya Dani Pedrosa dari Honda semakin berhembus kencang setelah pabrikan asal Jepang tersebut dikabarkan tidak akan memperpanjang kontrak rider yang tak pernah menghadirkan gelar juara dunia selama ini.
Rider asal Spanyol tersebut sejatinya memiliki segudang pengalaman dan bahkan menyandang status pebalap terlama kedua yang berkarier di MotoGP setelah Valentino Rossi. Namun, hingga saat ini ia belum pernah merasakan manisnya mahkota juara, dengan runner-up 2007, 2010, dan 2012 menjadi prestasi terbaiknya.
Honda Civic Estilo, Mobil Tua dengan Harga Melambung | PT Rifan Financindo Berjangka
wi juga menambahkan kebanyakan Honda Estilo dengan ragam modifikasi --terutama pada mesin-- biasanya dibanderol dengan harga yang sangat tinggi.
"Soal harga Estilo udah 'gelap', gak ada standaranya. Tergantung yang mau jual aja. makanya mereka (pemilik Estilo) berani jual dengan harga mahal, karena demand-nya gede," terang Dwi.
Dwi juga menyebutkan Estilo sendiri layaknya mobil tua lain perlu perawatan ekstra, sehingga 'main' ke bengkel sudah seperti kewajiban. Namun dia menambahkan mengendari mobil seperti ini tentu memberi kebanggan tersendiri.
"Beda kalo naik Estilo jelas lebih dilirik sama oran ketimbang naik Avanza yang harganya di kisaran yang sama," tutup Dwi.
Namun demikian mobil yang di luar negeri maupun di negara asalnya lebih dikenal dengan nama Civic EG6 ini dapat ditingkatkan menggunakan mesin versi 'kencang'nya yaitu keluaran Civic EG6 (seri B16A) yang sudah berteknologi VTEC, mampu menghasilkan tenaga 170 dk. Bahkan jika dirasa masih kurang, banyak juga yang mengaplikasikan mesin B18C type R milik Honda Integra DC2 yang bertenaga 197 dk atau bahkan K20A type R yang merupakan salah satu mesin 'paling kencang' Honda dengan tenaga yang disemburkan mencapai 220 dk dalam kondisi standar seperti yang digunakan Dwi pada Estilo kuningnya.
Nah, dengan tenaga yang besar tersebut, Estilo nyatanya punya bobot kosong 'hanya' 970 kg. Sehingga mobil ini punya power to weight ratio yang cenderung baik.
"Makanya sekarang banyak yang cari buat drag race," tambah Dwi.
Tidak hanya itu mobil ini juga cocok menjadi 'mobil bahan'. Honda Civic Estilo bisa dikatakan sangat fleksibel untuk ditingkatkan performanya. Estilo yang dipasarkan di Indonesia sedikit berbeda dengan yang dipasarkan di Jepang dan di negara lainnya. Menggunakan mesin berkubikasi 1.600 cc SOHC 16 katup, Honda Esilo di Indonesia belum dilengkapi VTEC untuk menekan harga jual. Meski begitu mesin berkode D16 ini dapat menghasilkan tenaga sampai 120 daya kuda (dk).
Hadir sebagai sedan 4-pintu, Genio lebih digemari saat itu. Bahkan Estilo adalah mobil hatchback dua pintu terakhir yang dibawa secara resmi oleh HPM ke Indonesia. Tidak heran kalau mobil ini menjadi produk yang cukup langka.
Selain itu modelnya yang tidak lekang oleh waktu membuat mobil ini masih nampak 'relevan' jika dipakai 23 tahun kemudian seperti saat ini.
Honda Civic mungkin lebih identik sebagai mobil sedan empat pintu bagi sebagian orang. Hal ini pun tidak bisa dilepaskan dari fakta bahwa model Honda Civic sedan lebih banyak beredar di Indonesia.
Meski begitu tahun 1990'an awal ada dua jenis Honda Civic yang masuk ke Indonesia. Satu model sedan 4-pintu yang juga dikenal dengan nama Genio, sedangkan model lainnya adalah hatchback 2-pintu yang disebut juga Estilo. Ada yang menarik dari model yang disebut belakangan. Menjadi salah satu dari sedikit mobil dengan dua pintu yang dibawa langsung oleh Honda Prospect Motor (HPM) sebagai agen pemegang merek (APM), Honda Estilo justru digemari masyarakat Indonesia dewasa ini.
Astra Honda Motor Mulai Menjaring Pelajar Jago Wirausaha | PT Rifan Financindo Berjangka
Dalam kompetisi AHMBS yang diawali dengan seleksi di setiap daerah, para peserta ditantang tidak hanya dari segi bisnis yang sudah dijalani, namun juga dari segi kemampuan memasarkan bisnisnya melalui sosial media.
Siswa yang telah lolos seleksi di main dealer akan membuat video 1 menit berupa iklan produk/jasa yang ditawarkan yang ditayangkan di media sosial peserta dan instagram @Sahabat1Hati dan @welovehonda.
Kemampuan dalam memasarkan bisnis di media sosial dapat menjadi kesempatan emas bagi peserta kompetisi AHMBS untuk maju ke babak final. Satu siswa dengan video terbaik pilihan juri AHM akan mendapatkan Golden Ticket yang secara otomatis masuk tahap presentasi final enam besar di Jakarta.
Kriteria penilaian kompetisi AHMBS 2018 disusun secara komprehensif bersama salah satu kampus bisnis di Indonesia, yaitu PPM School of Management.
Para pelajar yang mengikuti kompetisi ini diuji ide dan kemampuan wirausahanya dengan kriteria yang meliputi tingkat kebaruan ide dan produk, peningkatan kualitas dan kreativitas produk di pasar, dampak bisnis bagi masyarakat, pencapaian bisnis yang tercermin dari penjualan, biaya, serta keuntungan. Selain itu, dinilai juga kemampuan dalam strategi bisnis, analisis pasar, analisis persaingan, dan pengelolaan hubungan pelanggan.
Bersama jaringan main dealer seluruh Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) secara serentak memulai seleksi siswa/i tingkat SLTA yang memiliki potensi mengembangkan diri melalui dunia wirausaha.
Kegiatan tersebut menjadi rangkaian program Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2018 yang ke-16 dengan tema The Millennial Race of Young Entrepreneur.
Dibuka pada April hingga Juli 2018. Wirausaha muda terbaik yang terpilih dari setiap wilayah main dealer Honda akan berkompetisi secara nasional pada awal Agustus nanti.
Comments