top of page

Penumpang Citilink Dikeluarkan karena Merokok Saat di Tangga Pesawat

  • rf-berjangkanet
  • Feb 26, 2018
  • 3 min read

Seorang penumpang pesawat Citilink harus dikeluarkan dari pesawat lantaran kedapatan merokok | PT Rifan Financindo Berjangka


"Citilink menilai perilaku penumpang yang bersangkutan dapat membahayakan keselamatan penerbangan sehingga terpaksa mengambil langkah tegas, terlebih saat diberitahu malah 'ngeyel' bahkan terlibat adu mulut dengan petugas keamanan," ungkap Benny.


Perilaku penumpang ini kata Benny mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan. Perbuatan tersebut lanjut Benny tidak dibenarkan dalam dunia penerbangan.


"Perilakunya jelas-jelas dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan. Dalam industri airlines kami harus bisa memastikan tidak ada satu pun aturan keselamatan yang dilanggar sehingga operasional penerbangan dapat berjalan dengan aman, lancar dan nyaman," tutup Benny.


Benny menjelaskan, saat penumpang memasuki pesawat dan duduk di bangkunya, tidak lama datang petugas keamanan bandara bersama pihak Citilink meminta penumpang yang bersangkutan untuk turun.


Kondisi tersebut jelas-jelas sangat mengancam dan membahayakan penerbangan khususnya keselamatan dan keamanan penerbangan," jelas Benny.


Benny mengatakan penumpang atas nama Iwan Limau, merokok pada saat sedang mengisi bahan bakar avtur (refueling) dan posisinya dekat dengan mesin.


"Menurut laporan yang kami terima, saat keluar dari boarding gate menuju pesawat penumpang yang bersangkutan terlihat merokok bahkan diteruskan saat menaiki tangga pesawat. Hal itu dilihat banyak orang dan penumpang lainnya, sehingga begitu ada laporan yang masuk ke petugas keamanan bandara (aviation security-avsec) dilibatkan juga petugas POM bandara untuk segera diambil tindakan," kata Corporate Communication Citililnk Indonesia, Benny Butarbutar, dalam keterangannya yang diterima, Senin (26/2).


Seorang penumpang pesawat Citilink harus dikeluarkan dari pesawat lantaran kedapatan merokok saat akan memasuki kabin. Peristiwa ini terjadi saat pesawat Citilink dengan dengan penerbangan QG156 akan lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Denpasar, Bali pada Minggu (25/2) pukul 21.35 WIB.


Merokok Saat Hendak Masuk Pesawat, Penumpang Citilink Diturunkan | PT Rifan Financindo Berjangka


"Perilakunya jelas-jelas dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan. Dalam industri airlines kami harus bisa memastikan tidak ada satupun aturan keselamatan yang dilanggar sehingga operasional penerbangan dapat berjalan dengan aman, lancar dan nyaman," imbuh Benny.


Adapun petugas yang mengamankan Iwan antara lain Duty Manager Citilink, Avsec AP II, dan POM AU Lanud Halim Perdanakusuma. Total ada 101 penumpang yang saat itu hendak akan berangkat menggunakan Citilink.


Aksi Iwan yang duduk di kursi 12 itu terekam video oleh seorang turis asing. Dalam video tersebut terlihat Iwan sempat ngotot dan berdebat dengan petugas karena tidak mau diturunkan.


"Citilink menilai perilaku penumpang yang bersangkutan dapat membahayakan keselamatan penerbangan sehingga terpaksa mengambil langkah tegas, terlebih saat diberitahu malah 'ngeyel' dan terlibat adu mulut dengan petugas keamanan," ungkap Benny.


Menurut Benny, disaat bersamaan pesawat sedang mengisi bahan bakar avtur (refueling). Selain itu posisi Iwan juga dekat dengan engine pesawat. Benny mengatakan kondisi tersebut jelas sangat mengancam dan membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan.


"Saat penumpang memasuki pesawat dan duduk dibangkunya. Tidak lama datang petugas keamanan bandara bersama pihak Citilink meminta penumpang yang bersangkutan untuk turun," kata Benny.


"Saat di boarding gate pax yang bersangkutan sudah terlihat merokok bahkan diteruskan saat boarding menuju pesawat dan juga masih merokok saat naik ke tangga pesawat. Hal itu dilihat banyak orang dan penumpang lainnya, sehingga begitu ada laporan yang masuk ke petugas keamanan bandara (aviation sevurity-avsec) segera diambil tindakan," ujar Benny kepada detikcom, Senin (26/2/2018).

Corporate Communication Citilink Benny Butar Butar mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (25/2/2018) dengan jadwal penerbangan pukul 21.35 WIB. Iwan terpantau merokok saat berada di boarding gate hingga saat berada di tangga pesawat.


wan Limau penumpang pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 165 tujuan Jakarta-Denpasar terpaksa diturunkan karena kedapatan merokok saat hendak naik ke pesawat. Petugas keamanan Bandara Halim Perdanakusuma menilai Iwan mengancam keselamatan penerbangan.

Diturunkan karena Merokok di Pesawat, Penumpang Citilink Ini Malah Ngeyel | PT Rifan Financindo Berjangka

Aksi Iwan yang duduk di kursi 12 itu terekam video oleh seorang turis asing. Dalam video tersebut terlihat Iwan sempat ngotot dan berdebat dengan petugas karena tidak mau diturunkan.


"Citilink menilai perilaku penumpang yang bersangkutan dapat membahayakan keselamatan penerbangan sehingga terpaksa mengambil langkah tegas, terlebih saat diberitahu malah 'ngeyel' dan terlibat adu mulut dengan petugas keamanan," ungkap Benny seperti dikutip dari Detik.com, Senin (26/2/2018).


"Saat penumpang memasuki pesawat dan duduk dibangkunya. Tidak lama datang petugas keamanan bandara bersama pihak Citilink meminta penumpang yang bersangkutan untuk turun," kata Benny.


Corporate Communication Citilink Benny Butar Butar menjelaskan, aksi merokok di boarding gate pax itu ternyata diteruskan saat boarding menuju pesawat. Iwan bahkan masih merokok saat naik ke tangga pesawat.


Menurut Benny, saat itu pesawat sedang mengisi bahan bakar avtur. Posisi Iwan juga dekat dengan engine pesawat. Benny mengatakan kondisi tersebut jelas sangat mengancam dan membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan.


Penumpang bernama Iwan Limau kedapatan meroko saat naik ke pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 165, Minggu malam (25/2/2018). Dia terpantau merokok sejak boarding gate, yang sebenarnya sudah masuk area terlarang untuk merokok.


Demi melampiaskan kenikmataan sesaat, ada saja orang yang tidak mau peduli terhadap keselamatan banyak orang. Seperti kasus penumpang Citilink rute Jakarta-Denpasar ini.








Comments


bottom of page